SELAMAT DATANG DI WEB BALAI PENDIDIKAN AL IKHLAS KALIKOTES

Rabu, 11 Oktober 2017

Wudhu Amalan yang Mudah, Tapi Besar Balasannya


 

Oleh:  Ustaz Mohammad Zaitun Rasmin, Ketua Komisi Dakwah MUI
Ada sebuah amalan yang sangat mudah dilakukan namun besar balasannya yakni berwudhu. Wudhu sendiri ialah mensuci atau membasuh seluruh anggota badan tertentu dengan air sebelum mengerjakan shalat (shalat wajib maupun shalat sunah). Wudhu adalah syarat sah shalat, bila seseorang melakukan shalat tanpa berwudhu maka shalatnya tidaklah sah.

Seperti Sabda Nabi Muhammad SAW : “Tidak diterima Sholatmu tanpa Bersuci atau Wudhu “(HR. Muslim). Juga sabda nabi ” Bersuci atau Berwudhu adalah sebagian dari iman” (HR. Muslim)

Namun berwudhu dengan tidak berpakaian apakah dilarang? Bahwa tidak ada yang salah jika seseorang berwudhu dalam keadaan tidak memakai pakaian. Sebab ada alasan yang membuat seseorang tersebut berwudhu tanpa pakaian.

Berwudhu tidak dalam berpakain tidak masalah. Sebab Rasulullah SAW. mengajarkan kita mandi wajib. Dimana itu didahului dengan membersihkan kemaluan kemudian kita berwudhu. Ketika itu tentu saja tidak dalam berpakaian.

Namun, jika di luar alasan tersebut, alangkah baiknya ketika berwudhu menggunakan pakaian. Hal tersebut memang tidak dilarang, namun berkaitan dengan adab dan etika dalam berwudhu.

Selain itu berwudhu memiliki banyak manfaat bagi manusia seperti yang dijelaskan Rasulullah dalam sabdanya seperti berikut ini : “Barang Siapa yang Berwudhu secara Sempurna, maka dosa – dosanya akan gugur atau hilang di jasad-nya hingga keluar juga dari bawah kuku-kukunya” (HR. Muslim)

Seseorang yang tidur dalam keadaan suci atau telah berwudhu, maka para Malaikat mendoakan orang tersebut, memintakan ampun pada Sang Rabb. Al-Imam ath-Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu anhuma, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Sucikanlah badan-badan kalian, semoga Allah mensucikan kalian, karena tidak ada seorang hamba pun yang tidur malam dalam keadaan suci melainkan satu Malaikat akan bersamanya di dalam syi’aar, tidak satu saat pun dia membalikkan badannya melainkan satu Malaikat akan berkata: ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu ini, karena ia tidur malam dalam keadaan suci.”

Al-Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu anuma, ia berkata: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang tidur dalam kedaan suci, maka Malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dan tidaklah ia bangun melainkan Malaikat berdo’a: ‘Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena ia tidur dalam keadaan suci".

sumber dari : REPUBLIKA.CO.ID

Senin, 02 Oktober 2017

PENTINGNYA PENGUATAN AKHLAK


BOGOR -- Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bogor, TB Luthfie Syam mengaku prihatin melihat ulah pelajar yang menenggak minuman keras hanya karena putus cinta pada Rabu (27/9) lalu. Ia beranggapan perlu adanya penguatan pendidikan karakter, moral dan akhlak siswa di kabupaten Bogor.

"Walaupun itu anak Madrasah Tsanawiyah (MTs) ya, dan bukan wewenang Disdik. Tapi saya perlu sebagai pendidik sangat prihatin. Ini musibah bagi dunia pendidikan," ungkap Luthfie saat dihubungiRepublika, Ahad (1/10).

Adapun untuk pengawasan dan pencegahan yang terbaik, menurut dia, dapat dilakukan dengan penguatan diri dan mental siswa. Sebab, bukan hanya guru dan orang tua yang mendidik mentalitas seorang anak, melainkan aspek lingkungan juga berpengaruh.

"Artinya daya tahan anak mesti terus dibangun, dan yang paling penting. Karena kekuatan dia secara moral dan karakter yang bisa menangkal itu (perbuatan tidak baik)," jelas Luthfie.

Luthfie menerangkan, sekitar 90 persen masyarakat Kabupaten Bogor merupakan muslim. Oleh sebab itu, pihaknya meluncurkan program belajar Tarsyana (Tartil, syar'i dan nadham) sebagai bentuk penguatan karakter anak. Program Tarsyana tersebut, lanjut Lutfhie, telah disosialisasikan sejak tahun 2016, dan kini pihaknya sedang mengupayakan agar program tersebut dapat dilakukan disemua sekolah di kabupaten Bogor.

"Tarsyana itu metode untuk anak-anak dalam membaca Alquran. Kenapa penguatan dengan Al-Quran? Sebab ada banyak penelitian menyebutkan, anak yang bisa baca Alquran punya akhlak lebih bagus. Daya tahan lebih kuat," tegas Luthfie.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Bogor, Nurhayanti menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan segera menertibkan warung-warung jamu yang diduga menjual minuman keras. Hal itu akan dilakukan, mengingat semakin mudahnya siswa mendapat minuman haram tersebut.

"Warung jamunya rencananya akan ditertibkan," tegas Nurhayanti melalui pesan singkatnya kepada Republika

sumber dari : REPUBLIKA.CO.ID
sumber gambar : www.muhammadiyahlamongan.com

Zikir Itu Obat Hati

 Oleh Ustaz Muhammad Arifin Ilham

Subhanallah,  dosa itu membuat kamu gelisah, zikir itulah"dawaauhu", obatnya.

Simaklah Kalam Allah ini dengan iman:  "Dan orang orang beriman itu tenteram hati mereka dengan berzikir, ketahuilah hanya dg berdzikir hati itu akan tenteram." (QS Ar Ro'du 28).

“…Dan sebutlah (nama) Rabbmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari.” (QS Ali Imran 41).

"Barang siapa yang tidak mau mengingat Aku,  dia akan mendapat kehidupan yang sulit dan di akhirat akan dikumpulkan sebagai orang buta." (QS Thaha 124).

"Maka ingatlah kamu kepada-Ku supaya Aku ingat pula kepadamu dan syukurlah kamu kepada-Ku dan janganlah kamu menjadi orang yang kufur." (QS Al baqarah 152).

Rasulullah bersabda, "Maukah kuberitahukan kepadamu suatu amalan yang paling baik dan paling suci di sisi Tuhanmu, dan paling menaikkan derajatmu, dan lebih baik bagimu daripada menginfakkan emas dan perak, serta lebih baik bagimu daripada berjuang melawan musuh, kamu membunuh musuh atau musuh membunuhmu?", para sahabat menjawab, “ya”. Sabda beliau, "zikrullah” (HR Ahmad, Tarmidzi, Ibnu Majah).

Insya Allah Ahad,  besok  Ahad, 11 Muharam 1439H / 1 Oktober 2017, Majelis Az-Zikra akan kembali menggelar Tausiyah Zikir Akbar di Masjid Az-Zikra Sentul,  Bogor, Jawa Barat. Acara dimulai pukul  07.00.

Ba’da Zhuhur, tepatnya pukul 12.30, akan dilanjutkan dengan siaran langsung Damai Indonesiaku TVOne dengan tema, "Urgensi Nikah". Acara tersebut akan menampilkan nara sumber Habib Jindan bin Novel, Ustaz Arifin Ilham dan Muhammad Alvin Faiz.

Allahumma ya Allah berkahi majlis zikir, persahabatan dan harakah da'wah kami. Aamiin

Di kutip dari : REPUBLIKA.CO.ID,